Blog Interview Interview : Andra Yogi

Interview : Andra Yogi

Sosok Andra Yogi sebetulnya sudah sejak lama saya kenal, hanya saja agak ironis memang, saya kenal dia, dia tidak kenal saya hehehe... Saya mengetahui Andra Yogi pertama lewat teman webmaster saya di bali, Mas Komang - Balipublisher. Andra Yogi pertama saya ketahui sebagai salah satu admin dari Forum id-joomla, komunitas joomla indonesia. Setelah saya amati ternyata Andra Yogi punya banyak portfolio yang sangat menarik. Dan ia juga merilis beberapa themes wordpress yang banyak diminati. Dan bahkan websitenya berada pada page 1 search engine Google, dengan keyword yang sekitar "web designer".


Pada satu kesempatan di seminar yang di selenggarakan oleh Ruang Freelance, 21 Maret 2009, saya senang sekali bisa bertegur sapa dengan salah satu dari idola saya ini. Dan ternyata Bro Yogi ini tidak sombong. (Loh udah jadi bro sekarang manggilnya haha...) Bersyukur saya boleh diberikan kesempatan mewawancarai Bro Yogi lewat pertanyaan yang saya kirim lewat email, karena belakangan ini Bro Yogi agak sibuk dengan pekerjaannya sebagai remote web designer di Feisty Sites. Mari kita simak...

 

1. Sudah sejak kapan mulai merintis karir sebagai web designer? Mengapa memilih untuk menjadi web designer?

  • Kalau ditanya merintis karir berarti sekitar pertengahan 2004, saat itu pertama kali bekerja sebagai webmaster untuk sebuah perusahaan distributor alat-alat musik dari luar negeri. Saya memilih profesi sebagai web designer karena sejak SMA sudah hobi dan suka mendesain web.



2. Pertama mendapat client darimana? Banyak orang bilang, pengalaman pertama paling berkesan, gimana suka dukanya menghadapi client pertama?

  • Klien pertama saya kebetulan adalah teman sewaktu saya SMA dulu, kebetulan dia mempunyai bisnis percetakan foto dan ingin membuat sebuah website untuk mendukung usahanya tersebut. Dukanya benar-benar tidak ada, karena kerja bersama teman saya tersebut sangat menyenangkan, untuk sukanya karena akhirnya bisa dapat uang tambahan juga dari bisnis sampingan mendesain web.



3. Sewaktu masih kecil apakah pernah bercita-cita menjadi seorang web designer? Ataukah punya cita-cita yang lainnya?

  • Hehehe, sewaktu kecil cita-cita saya justru ingin menjadi insinyur tehnik. Karena dulu saya sangat kagum sekali melihat salah seorang sepupu saya yang menjadi insinyur. Tapi ternyata nasib berkata lain, saya malah menjadi web designer, dan saya enjoy menjadi menjadi seorang web designer.



4. Pengalaman apa yang paling berkesan dengan bekerja sebagai seorang web designer? Dan pengalaman apa yang paling menyedihkan?

  • Pengalaman paling berkesan mungkin saat saya diterima bekerja di salah satu perusahaan web development company di Australia sebagai remote web designer, akhir Februari 2008 lalu. Karena benar-benar tidak menyangka ada bule yang benar-benar mempercayakan saya sebagai web designernya. Kalau pengalaman paling menyedihkan terjadi waktu awal-awal merintis karir sebagai ful-time freelance web designer. Selama hampir dua bulan merintis karir sebagai full-time freelance web designer benar-benar tidak mendapatkan project sama sekali, malah sempat sakit selama satu minggu. Saat itu mulai berpikir kembali untuk kerja kantoran lagi, namun nasib baik menimpa saya, saya dipercaya menjadi remote web designer oleh seorang bule asal New Zealand yang tinggal di Australia. Sejak saat itu, project-project sampingan (selain project menjadi remote web designer) pun perlahan tapi pasti terus berdatangan.



5. Seperti yang kita ketahui bahwa anda juga menjadi bagian dari admin Forum Joomla! Indonesia, www.id-joomla.com, bagaimana ceritanya anda bisa bergabung sebagai bagian dari tim id-joomla?

  • Kalau ini kaya’nya hanya kebetulan saja, karena ilmu Joomla saya juga pas-pasan sekali. Saat itu kebetulan saya cukup aktif di sub-forum Indonesia di forum Joomla.org. Kebetulan Andi Sikumbang memiliki ide untuk membangkitkan kembali situs komunitas Joomla di Indonesia. Alhasil beliau mengajak saya bergabung untuk membentuk ID-Joomla bersama beberapa rekan lainnya seperti Erwin Ariza.



6. Anda sekarang bekerja sebagai remote web designer, lalu bagaimana dengan andrastudio? Apakah anda tetap menjalankan andrastudio sambil bekerja sebagai remote web designer di Feisty Sites, Brisbane, Australia?

  • Masih, namun karena keterbatasan waktu saya benar-benar harus memilih project yang kira-kira bisa saya kerjakan dan tidak mengganggu pekerjaan utama saya sebagai remote web designer.



7. Apakah anda punya visi dan misi ke depannya bagaimana karir anda untuk, misalnya 5 tahun mendatang?

  • Tentunya ada, untuk ke depannya saya bermimpi bisa punya studio design sendiri seperti Anggi Krisna dengan ICreativeLabs-nya atau Viking Karwur yang benar-benar mengelola bisnis freelance web designer-nya secara professional.



8. Seperti yang kita ketahui website anda, www.andrastudio.com mudah sekali ditemukan dari google.co.id dengan keyword yang mengandung kata "web designer", apakah ada tips-tips khusus untuk meraih titik tersebut?

  • Jujur saja, dulu awalnya saya juga kaget waktu pertama kali tahu kalau andrastudio sempat menduduki peringkat pertama untuk kata kunci “web designer” di google.co.id, karena waktu itu seingat saya yang menjadi jawaranya adalah Mba Monika Tanu (salah satu inspirator saya nich). Kalau tips-tipsnya kaya’nya standar aja, sebar keyword di halaman webnya, kemudian kasih backlink ke situs Anda sesuai dengan keyword yang Anda incar, asal jangan sampai ngespam lho.



9. Kesulitan apa saja yang anda hadapi dengan menjadi seorang web designer?

  • Inspirasi & mood. Kadang saat sedang ingin membuat mockup susah sekali mendapatkan inspirasi dan juga mood. Biasanya kalau sudah stuck saya browsing-browing saja atau menonton film-film seri terbaru hasil download.



10. Terkait dengan kesuksesan karir anda sebagai freelance web designer, seandainya boleh berterima kasih (Thanks to....), not to person, but to sites, kepada situs mana saja anda akan berterima kasih?

  • Saya belum sukses lho, masih banyak yang harus saya pelajari. Untuk thanks to tentu saja saya harus banyak berterima kasih ke Larry Page & Sergey Brin yang telah membuat Google.


{morfeo 3}


blog comments powered by Disqus

Blog

blog image

eCommerce vs Marketplace

Sebagai salah satu pelaku industri, saya hendak melakukan riset secara langsung, bagaimana rasanya dan bagaimana perbedaan antara berjualan lewat website online store sendiri atau ecommerce, dibandingkan dengan menggunakan marketplace yang sudah begitu banyak bertebaran saat ini. Oleh karena itu sejak setahun terakhir, saya mencoba melakukan kegiatan jual beli

Read more

blog image

Sunset For Retail Business

Hari ini, 30 Juni 2017, adalah hari terakhir bagi salah satu raksasa bisnis retail 7-Eleven di Indonesia. Saya sudah sempat menyimak paparan beberapa pengamat, terutama pak Rhenald Kasali di CNN Indonesia. Saya setuju ada faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi tutupnya bisnis 7-eleven di Indonesia. Tapi saya tidak tertarik untuk

Read more

blog image

Firefox 54 Yang Jauh Lebih Ngebut

Kehidupan manusia di jaman sekarang ini tampaknya banyak berubah dibandingkan dengan kehidupan di jaman 10-20 tahun yang lalu. Salah satu aktifitas yang rutin dilakukan sebagian besar orang setiap harinya, pastinya adalah mengakses internet. Dulu, mengakses internet hanya bisa dilakukan dengan menggunakan browser di komputer PC atau laptop.

Read more

blog image

How to Build a Successful Business

Someone just emailed me, asking about my successful freelance career. Well, i know that i'm still far from success in build my own web design company. But if talking about success with my freelance career as web designer, i think it's a target that i already achieved few

Read more

blog image

Marvel App, Aplikasi Untuk Membuat Prototype Tanpa Coding

Beberapa waktu lalu saya diperkenalkan dengan sebuah aplikasi yang ternyata sesuai dengan yang selama ini saya cari dan belum ketemu. Aplikasi yang cocok untuk kalian yang punya bakat design, namun lemah di coding, seperti saya. Marvel App bisa membantu membuat...

Read more