| Social Entrepeneurship : Books for Hope |
| Information |
|
Lalu apakah ada yang bisa kita lakukan? Apakah hanya Bill Gates saja yang bisa berbuat sesuatu untuk merubah dunia? Hanya Mother Theresa? Hanya orang yang sepandai Richard Branson? Nope! Kita juga bisa menjadi seperti mereka, dimulai dari hal-hal yang kecil. Mulailah dari sekeliling kita. Begitu banyak masyarakat kecil yang butuh bantuan kita namun seringkali kita yang terbiasa hidup di perkotaan, seolah tutup mata dengan keadaan di sekitar kita. Books for Hope, Grace Sai bisa menjadi salah satu teladan yang tepat untuk kita dalam menjadi seorang Social Entrepenur. Grace Sai, the Founder and CEO of Books for Hope is a graduate from one of Asia’s top three Business School – the Nanyang Business School, Nanyang Technological University in Singapore. Whilst her work has her based in Jakarta, Grace has first-handedly observed how impoverished the local education standards are – and how glaring the disparity is as compared to the wealthier neighboring countries of Singapore and Malaysia. Propelled by two dreams re-inspired by an Oprah episode on John Wood, Grace bravely launched Books for Hope in May 2008, equipped with nothing but human compassion and a strong education. In just two weeks, she has gathered a team of competent young leaders under her ‘Leadership Team’. They come from different backgrounds having careers in notable companies such as Accenture, DBS, P&G, and Sampoerna Foundation. In less than 3 weeks, Books for Hope had a commitment of 3000 books, USD1000 and book collection points from donors and supporters ranging from Malaysia, Singapore, New Zealand, Australia, UK and USA. Saya kira Grace Sai bukanlah seorang Indonesia, tapi lihat apa yang sudah dia berikan untuk bangsa kita? Dia bahkan lebih peduli pada nasib generasi muda bangsa Indonesia daripada kita sendiri yang sibuk dengan kehidupan kita sendiri. Tanpa melihat ke sekeliling kita. Lewat kesempatan ini, Olga Lydia yang ternyata juga seorang kutu buku semasa kecilnya. Menurut penuturannya, hal ini juga dikarenakan pengaruh dari orang tuanya yang begitu royal dalam hal membeli buku, jauh daripada membeli mainan. Olga Lydia dilantik sebagai Ambassador for Reading dari Books for Hope pada kesempatan malam itu. Olga juga menuturkan betapa sedihnya dia ketika pada suatu kesempatan pergi ke Papua dan melihat anak-anak sekolah di sana bersekolah dengan pakaian yang tidak lengkap. Ada yang hanya mengenakan baju kemeja saja dengan celana bola. Atau ada yang menggunakan kostum bola dengan celana seragam. Ada yang hanya mengenakan sepatu dengan baju seadanya. Hal ini sungguh menyedihkan, namun melihat semangat mereka untuk bersekolah, mungkin jauh lebih tinggi daripada masyarakat perkotaan. Inilah mengapa saya meyakini bahwa semua orang punya kesempatan yang sama. Dan mereka juga punya hak yang sama untuk hidup dalam kelayakan. Jadi adakah yang bisa anda lakukan untuk membantu mereka? Seperti yang Pandji tuturkan, orang mau membantu, asalkan itu tidak merepotkan mereka, tidak mengikat, dan tidak membebankan mereka. Haruskah membantu dengan uang? Tidak harus! Apa saja yang bisa anda lakukan? Banyak! Yang paling simple? Punya buku bekas? Ga mungkin ga ada... Anda bisa menyumbangkan buku bekas yang saya yakin anda tidak lagi memerlukannya lagi ke Yayasan Books for Hope. Tentu saja buku ini diperuntukkan untuk mereka yang membutuhkannya. Informasi selengkapnya bisa anda cari di official website of Books for Hope. Apakah hanya Oprah saja yang bisa mengubah dunia? Hanya Mother Theresa? Tidak! Kita semua bisa mengubah dunia! Saya mengutip lirik dari lagu Michael Jackson yang saya kira sangat berguna untuk kita renungkan. Heal the World, make it better place... For you and for me and the entire human race... There are people dying if you care enough for the living... Make a better place for you and for me...
|
My name is Yofie Setiawan, i am a fulltime freelance web designer and web developer that lived in Jakarta, Indonesia. I already done many web design projects. Do you have any projects for me? Contact Me!

My name is Yofie Setiawan, i am a fulltime freelance web designer and web developer that lived in Jakarta, Indonesia. I already done many web design projects. Do you have any projects for me? Contact Me!