Blog Freelance Freelance Sampingan vs Profesional

Freelance Sampingan vs Profesional

Kalau bicara Freelance tentunya banyak di antara kita yang sudah paham apa artinya. Dalam blog ini saya menulis dari sudut pandang saya sebagai seorang Freelance Web Designer yang berdomisili di ibukota Jakarta. Yah Freelance juga terbagi atas beberapa jenis, ada Freelance yang profesional, dalam arti dia berfokus dalam karir yang dia tekuni dalam bidang freelance nya. Sementara ada juga jenis freelance yang sebetulnya sedang bekerja pada satu perusahaan, namun demi mendapatkan uang saku tambahan, dia juga menjadi seorang freelance alias pekerja sampingan. Nah agak kendala juga ketika banyak para pekerja freelance profesional menjumpai calon client yang sedang mencari pekerja freelance jenis pekerja sampingan. Karena biasanya ekspektasi calon client ini adalah freelance pekerja sampingan biasa fee nya murah. Tapi meskipun demikian belakangan ini mulai banyak, terutama perusahaan yang mencari pekerja Freelance bukan karena bermaksud menekan budget, namun juga mereka menganggap para freelance (profesional) biasanya fokus pada bidang yang mereka tekuni, sehingga otomatis hasil kerjanya biasanya pasti baik.

Freelance Sampingan

Biasanya mereka ini yang sedang bekerja pada satu perusahaan dan sudah dikontrak resmi sebagai karyawan di perusahaan tersebut. Dan biasanya sebetulnya si perusahaan juga tidak berkenan apabila karyawannya ini punya pekerjaan lain. Maka dari itu biasanya si freelance akan diam-diam mencari pekerjaan sampingan, demi menambah uang saku. Yah apa boleh dikata, kadang tuntutan gaya hidup, terutama di ibukota Jakarta, memaksa kita untuk punya penghasilan lebih. Positif nya dari freelance jenis ini bisa dibilang lebih aman ya, karena gaji bulanan sudah pasti ada. Negatif nya ya tekanan tanggung jawab cukup tinggi. Karena selain harus mengerjakan tugas kantor, harus juga mengerjakan pekerjaan freelance lagi. Dimana waktu untuk kehidupan sosialnya? Dan lagi cenderung tidak fokus. Kalau dari sisi positif dari client biasanya budget untuk Freelance Sampingan lebih murah, tapi ya hasilnya belum tentu bisa sebaik Freelance Profesional.

Freelance Profesional

Namanya saja profesional. Freelance tipe ini menekuni satu bidang sebagai karir freelance nya. Hasil kerjanya tentu lebih baik (seharusnya). Dan biasanya para Freelance Profesional punya potensi mengembangkan karir nya menjadi lebih besar dan akhirnya menjadi entrepreneur. Kekurangannya tentu resiko nya lebih besar daripada menjadi Freelance Sampingan. Karena Freelance Profesional berarti meninggalkan pekerjaan lain, untuk fokus mengurus pekerjaannya sendiri. Dan tidak kalah penting, tanggung jawab seorang Freelance Profesional lebih besar, beban moral dari setiap project yang dipercayakan oleh client menjadi tanggung jawab yang harus dipenuhi sesuai dengan deadline.

 

Nah, Freelance jenis yang manakah anda?

Image Source : graduates.co.uk


blog comments powered by Disqus